Kamis, Juni 13

HUBUNGAN DAN PERAN BIOKIMIA DENGAN KEDOKTERAN ATAU KEBIDANAN

Didalam biokimia mempelajari :

Sifat zat kimia di dalam jasad hidup dan senyawa yang diproduksinya
Fungsi dan transformasi zat kimia serta menelaah transformasi itu sehubungan dengan aktivitas kehidupan

Komposisi utama tubuh manusia terdiri dari protein, lemak, karbihdrat, air dan mineral. Air menjadi komponen yang paling utama kendati jumlahnya sangat bervariasi di antara berbagai jaringan tubuh.  Karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen merupakan konstituen utama sebagian besar molekul .

HUBUNGAN DAN PERAN BIOKIMIA DENGAN KEDOKTERAN ATAU KEBIDANAN
A.   SEMUA PENYAKIT MEMPUNYAI DASAR BIOKIMIAWI
1. Penyebab fisik : Trauma mekanik, suhu ysng tinggi atau rendah, perubahan mendadak dalam tekanan atmosfer, radiasai, shock listrik.
2. Penyebab kimia dan obat-obatan : Senyawa toksik tertentu, preparat obat, dan lain-lain.
3. Penyebab biologis : Virus, ricketsia, bakteri, fungi, bentuk parasit yang lebih tinggi.
4. Kekurangan oksigen : Perubahan sirkuasi darah, penurunan kemampuan darah untuk mengangkut oksigen, keracunan pada enzim-enzim oksidatif dll.
5. Penyebab genetik : Congenital, molekuler.
6. Reaksi imunologi : Anafilaksis, penyakit autoimun
7. Gangguan keseimbangan gizi : Difisiensi gizi, kelebihan gizi.
8. Gangguan keseimbangan hormonal : Difisiensi hormonal, reproduksi hormone berlebihan.

B.   PENGGUNAAN BIOKIMIA DALAM PEMERIKSAAN PENYAKIT
1. Mengungkap penyebab fundamental dan mekanisme terjadinya penyakit, contohnya demonsrtasi yang memperlihatkan sifat cacat genetik pada kistik fibrois.
2. Menunjukan pengobatan yang rasional serta efektif, contohnya penggunaan diet rendah fenilalanin, untuk menggobati fenilketonuria.
3. Membantu dalam menegkkan dianosis penyakit yang spesifik, contohnya penggunaan enzim kreatin kinase MB (CKMB ) plasma untuk membantu penyakit infrak miokard.
4. Sebagai pemeriksaan screening untuk diagnosis penyakit-penyakit tertentu, contohnya penggunaanToksin Darah (TSH) untuk diagnosis hipotiroidisme congenital neonatal.
5. Memantau perjalanan penyakit tertentu, contohnya penggunaan enzim alanin aminotransferase (ALT) plasma untuk memantau penyakit hepatitis.
6. Menilai respon penyakit terhadap terapi, contohnya pemeriksaan kadar antigen untuk pasien yang mendapat terapi karena kanker colon.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar